Posted by : ayunichan November 12, 2012


Pahlawan (Sanskerta: phala-wan yang berarti orang yang dari dirinya menghasilkan buah (phala) yang berkualitas bagi bangsa, negara, dan agama) adalah orang yang menonjol karena keberaniannya dan pengorbanannya dalam membela kebenaran, atau pejuang yang gagah berani[1].
Begitulah arti pahlawan di wikipedia. Namun pernahkah kita sadari, banyak orang yang berjasa yang tak mendapatkan tanda kepahlawanannya. Mengertikah kenapa ada guru juga disebut sebagai “Pahlawan Tanpa Tanda Jasa”?
Karena dalam makna pahlawan sendiri yang berarti orang yang menghasilkan sesuatu yang berkualitas bagi bangsa, negara dan agama. Dimana para guru selalu mengajari kita berbagai hal untuk masa depan kita. Pikirkan, apa jadinya sekarang kita tanpa guru kita. Masih tahukah kita tentang rumus matematika ataupun ilmu lainnya?
Aku masih ingat bagaimana guruku dapat mengubahku dari seseorang yang bahkan sangat tidak menyukai matematika menjadi maniak matematika. Aku yang lemah terhadap bahasa Inggris mampu membuktikan kemampuan berbahasa Inggrisku.
Di Sekolah Dasar aku mulai mendalami agama, menjadikanku anak yang tidak lupa adanya Tuhan Yang Maha Esa.  Dengan guru – guru yang sangat baik walaupun saat SD aku agak bandel hingga sering terkena omelan guruku. Tapi masa itu sangat menyenangkan. Karena kami (aku dan teman – teman) banyak menghabiskan waktu di sekolah dengan guru – guruku dengan bermain dan belajar tentang ilmu agama.
Sedikit cerita tentang guru SMP ku yang mampu mengubah nilai Ujian Nasionalku dari 4,29 yang lebih 0,04 dari standar kelulusan UN Sekolah Dasar, menjadi 9,00 di Ujian Nasional SMP. Lebih dari dua kali lipat. Hahaha. Sangat ingat dimana aku didukung untuk menyukai dulu mata pelajaran matematika, sampai aku jadi maniak yang tidak bisa melewatkan soal-soal matematika.
Ada cara yang unik dari guruku yang selalu membuat kami (teman sekelasku) menjadi tertarik dengan rumus dan angka – angka di soal matematika. Beliau selalu membuat kuis di setiap 10 menit sebelum pelajaran selesai. Dan selalu memberikan pendalaman materi yang mengasikkan hingga jam pelajaran matematika serasa secepat kilat.
Dari aku yang tak mengerti bahasa Inggris menjadi paham benar dengan bahasa Inggris dengan cara mengajar guru bahasa Inggrisku yang disiplin dan bertahap. Menggunakan metode mengajar yang tidak kaku tapi mudah dipahami. Menjadikan murid-muridnya mengerti dan suka dengan bahasa Inggris.
Jangan sampai oknum guru membuat reputasi guru di Indonesia menjadi tercoreng. Tidak semua guru baik, tapi aku yakin semua guru mempunyai rasa sayang terhadap muridnya. Jadi jangan tertipu dengan marahnya guru, mereka bukan marah tapi kesal karena mereka terlalu mencintai kita sebagai muridnya. Mereka tidak mau melihat kita gagal. Semoga guru – guru di Indonesia tidak hanya mengejar harta duniawi tapi juga tetap memperhatikan dan mengajar demi kebaikan dan kemajuan bangsa, negara, dan agama kita semua. Amiin.
Bagiku, aku takkan bisa seperti ini tanpa semua guruku. Guruku dari Sekolah Dasar sampai semua dosenku di Perguruan Tinggi. Jasa kalian itu lebih dari sekedar pahlawan. Kalian sama seperti orang tua yang menyayangi dan mendidik kami muridmu yang nakal seperti anak kalian sendiri. Membuat kami mengerti apa yang sulit untuk dimengerti. Membuat kami terus berusaha menjadi seseorang yang sukses. Terimakasih untuk semua guruku. Guruku, Pahlawanku. J

Leave a Reply

HATI-HATI COPY PASTE
Diharapkan jika melakukan copy paste atau pengutipan untuk menyertakan link ke halaman artikel di blog ini.
Tinggalkanlah komentar atau pertanyaan jika anda merasa postingan ini baik.
Terimakasih.

Subscribe to Posts | Subscribe to Comments

- Copyright © Belajar Bahasa Bersama? AAYok!! - Date A Live - Powered by Blogger - Designed by Johanes Djogan - Edited by Annisa Ayu Yunita -