Posted by : ayunichan September 09, 2010

Pembentukan pemerintahan
•Kabinet Ampera
•Tugas pokok: Dwi Dharma (stabilitas politik dan ekonomi)
•Program kerja : Catur Karya (memperbaiki kualitas kehidupan, melaksanakan pemilu, politik LN bebas aktif, perjuangan anti kolonialisme dalam segala bentuk)


KEBIJAKAN PENTING : 
Bidang Ekonomi
•UU no 1 th 1967 ttg PMA
•Perundingan Tokyo Club dan Paris Club : ttg penagguhan pembayaran utang LN
•Tergabung dalam institusi ekonomi internasional spt International Bank for Reconstruction and Development(IBRD sekarang World Bank), International Monetary Fund (IMF), Asian Devolepment Bank ( ADB) dll
•Pembangunan jangka panjang : REPELITA
Bidang sosial-politik
•Pemilu 1 masa ORBA : 3 juli 1972 , diikuti 9 parpol dan 1 ormas
• Partai politik :
Fusi Partai politik berdasar UU No 3 th 1975 (11 jan 73 lahir PDI dan 5 jan 73 lahir PPP)
•Pancasila sebagai azas tunggal
FUSI PARPOL
•Pada tahun 1975, melalui Undang-Undang Nomor 3 Tahun 1975 tentang Partai Politik dan Golkar,
•Fusi (penggabungan) partai-partai politik, menjadi dua partai politik (yaitu Partai Persatuan Pembangunan dan Partai Demokrasi Indonesia) dan satu Golongan Karya



MENGUATNYA PERAN NEGARA
•Peran negara sangat kuat karena didukung oleh pemusatan dan penguatan : sektor militer, ekonomi dan budaya (ketiganya merupakan pijakan bagi Soeharto untuk membangun pemerintahan yang kuat)
•Sektor Militer : memperbaiki kinerja AD
•Sektor Ekonomi : menambah dana bantuan LN
•Sektor Budaya : menyebarkan organisasi turunan golkar keseluruh pelosok tanah air.
Contoh tindakan kontra
•Peristiwa Malari : 15 januari 1974 : arus investasi Jepang yang membanjiri indonesia, dan mengalahkan ruang gerak ekonomi lokal.Demonstrasi menentang investasi Jepang ketika hadir PM Jepang kakuei Tanaka, 3 mahasiswa ditangkap dg tuduhan subversif yang mengancam stabilitas negara
•Pelaksanaan Normalisasi Kehidupan Kampus (NKK) dan Badan Koordinasi Kemahasiswaan (BKK) yang membatasi hak berserikat dan berkumpul dalam rangka mengeluarkan pendapat
•Pengekangan kebebasan pers (pembredelan beberapa mass media)
•Tuduhan Subversif bagi warga negara yang melakkukan tindakan kontra kebijakan pemerintah
Kelebihan sistem Pemerintahan Orde Baru
•perkembangan GDP per kapita Indonesia
•sukses transmigrasi
•sukses KB
•sukses memerangi buta huruf
•sukses swasembada pangan
•pengangguran minimum
•sukses REPELITA
•sukses Gerakan Wajib Belajar
•sukses Gerakan Nasional Orang-Tua Asuh
•sukses keamanan dalam negeri
•Investor asing mau menanamkan modal
•sukses menumbuhkan rasa nasionalisme dan cinta produk dalam negeri
Kekurangan Sistem Pemerintahan Orde Baru
•semaraknya korupsi, kolusi, nepotisme
•Pembangunan yang tidak merata menimbulkan kesenjangan pembangunan antara pusat dan daerah, kaya dan miskin, jawa dan luar jawa , sebagian disebabkan karena kekayaan daerah sebagian besar disedot ke pusat
•kritik dibungkam dan oposisi diharamkan
•kebebasan pers sangat terbatas
•penggunaan kekerasan untuk menciptakan keamanan, antara lain dengan program "Penembakan Misterius" (petrus)
•tidak ada rencana suksesi (penurunan kekuasaan ke pemerintah/presiden selanjutnya)

Leave a Reply

HATI-HATI COPY PASTE
Diharapkan jika melakukan copy paste atau pengutipan untuk menyertakan link ke halaman artikel di blog ini.
Tinggalkanlah komentar atau pertanyaan jika anda merasa postingan ini baik.
Terimakasih.

Subscribe to Posts | Subscribe to Comments

- Copyright © Belajar Bahasa Bersama? AAYok!! - Date A Live - Powered by Blogger - Designed by Johanes Djogan - Edited by Annisa Ayu Yunita -